Senin, 30 Januari 2017

Kasus Ahok, GP Ansor Jatim Ikut Sikap Kiai Maruf Amin

Surabaya, VOA Islami. Seperti ramai diberitakan, Ahok telah meminta maaf melalui keterangan tertulis kepada wartawan dan sebuah tayangan video. Dia meminta maaf setelah dianggap memojokkan Ketua Umum MUI yang juga Rais Aam PBNU, KH Maruf Amin yang bersaksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama, Selasa (31/1).

Kepada sejumlah media, KH Maruf Amin mengakui sudah memaafkan Ahok. "Namanya orang sudah minta maaf masa tidak dimaafkan," kata Kiai Maruf Amin, Rabu (1/2). Pada saat yang sama, Kiai Maruf mengimbau kepada semua kader PBNU di seluruh Tanah Air untuk juga memaafkan Ahok. Menurut dia, kader PBNU harus tenang dan bisa menahan diri.

Kasus Ahok, GP Ansor Jatim Ikut Sikap Kiai Maruf Amin (Sumber Gambar : Nu Online)
Kasus Ahok, GP Ansor Jatim Ikut Sikap Kiai Maruf Amin (Sumber Gambar : Nu Online)


Kasus Ahok, GP Ansor Jatim Ikut Sikap Kiai Maruf Amin

Terkait hal ini, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serba Guna (Banser) Jawa Timur akan melakukan hal serupa. Yakni tidak akan melaporkan Ahok terkait ucapannya yang dianggap merendahkan dan menghina Kiai Maruf. Hal ini sejalan dengan sikap dan teladan Rais Aam PBNU tersebut yang telah memaafkan Ahok.

VOA Islami

Pernyataan ini disampaikan Ketua GP Ansor Jawa Timur, H Rudi Tri Wachid, Kamis (2/2). Menurutnya, kader Ansor dan Banser mengikuti sikap Kiai Maruf yang telah memaafkan Ahok.

"Karena Kiai Maruf sudah memaafkan, kita akan mengikuti sikap kiai kita," kata H Rudi Tri Wachid. Apalagi permintaan maaf berupa video dan pernyataan tertulis telah dilakukan serta tersebar di media sosial.

VOA Islami

Kasatkorwil Banser Jatim, H Moh Abid Umar juga menjelaskan bahwa Banser lahir batin menjaga marwah ulama dan kiai NU sekaligus benteng terdepan NKRI.

"Kami adalah benteng dari Nahdhatul Ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. Perintah Rais Aam KH Maruf Amin agar kader NU harus tenang dan bisa menahan diri, wajib kami taati," terang Gus Abid, sapaan akrabnya.

Kedati demikian, ia mengingatkan berbagai kalangan jangan sekali-kali menyenggol dan menghina ulama dan kiai NU. "Banser akan berdiri di depan," tegas Gus Abid.

Hal serupa disampaikan Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim Bidang Infokom, H Mochamad Nur Arifin. Gus Ipin, sapaan akrabnya mengemukakan bahwa Ansor Jatim siap setia membentengi NU dan pesantren dari pihak yang ingin mengadu domba, menebar kebencian dan menciderai kebhinekaan.

"Kami akan selalu siap menunggu instruksi untuk menjaga marwah dan sebagai benteng NU dan NKRI dari pihak yang sekadar nabok nyilih tangan," ungkap Gus Ipin.

"Mari kita jadikan kejadian ini untuk semakin meneguhkan rasa ukhuwah nahdliyah, persaudaraan sebangsa dan setanah air," tegasnya. Selanjutnya, semua pihak harus menjaga ketenangan negara dari provokasi dan ujaran kebencian oleh gerakan yang mengancam keharmonisan beragama, berbangsa dan bernegara, urainya.

Di akhir paparannya, Gus Ipin berpesan untuk menjadikian peristiwa ini sebagai sarana mengedepankan kesantunan dalam bersikap. "Jadikan ini pembelajaran bersama untuk mengedepankan kesantunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75124/kasus-ahok-gp-ansor-jatim-ikut-sikap-kiai-maruf-amin

VOA Islami

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA Islami sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA Islami. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA Islami dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock